Inti Berita:
- Rekor Sejarah: Stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) saat ini mencapai 4,9 juta ton, angka tertinggi dalam sejarah Indonesia, dengan target segera menembus 5 juta ton.
- Transparansi Publik: BULOG membuka pintu gudang bagi mahasiswa (HMI, PMII, BEM), dosen, hingga guru besar untuk melakukan cross-check data secara langsung di lapangan.
- Kesiapan Infrastruktur: Komplek Gudang Banjarkemantren di Surabaya seluas 29,49 hektare menjadi pilar utama dengan kapasitas 203.500 ton guna menghadapi tantangan iklim.
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya
Berita Selengkapnya
Peninjauan Mentan, Simbol Transparansi
Surabaya, Sapapublik – Di tengah bayang-bayang perubahan iklim dan dinamika global yang tak menentu, sebuah langkah besar dilakukan pemerintah untuk memastikan dapur masyarakat tetap mengepul.
Seperti dilansir Diskominfo Jatim, pada Minggu (19/4/2026), Menteri Pertanian melakukan peninjauan mendalam ke Komplek Pergudangan Banjarkemantren Perum BULOG Kantor Cabang Surabaya. Bukan sekadar kunjungan rutin, agenda ini menjadi simbol transparansi institusi negara dalam mengelola urusan perut rakyat.
Menteri Pertanian tidak sendirian. Beliau didampingi langsung oleh jajaran petinggi Perum BULOG, mulai dari Direktur Utama Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Pengadaan Prihasto Setyanto, hingga Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Timur Langgeng Wisnu A.
Di sana, suasana berbeda terlihat; gudang-gudang besar itu tidak hanya diisi oleh petugas, tetapi juga diramaikan oleh mahasiswa dari HMI, PMII, BEM, hingga para pakar dan guru besar sektor pertanian.
Keterbukaan Berbasis Data Kredibel
Langkah BULOG melibatkan unsur akademisi dan aktivis ini mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Pertanian. Beliau menegaskan bahwa pelibatan masyarakat adalah bentuk second opinion agar tidak ada keraguan publik terhadap data pemerintah.
Saat ini, Indonesia mencatatkan sejarah dengan stok Cadangan Pangan Pemerintah mencapai 4,9 juta ton. Angka ini tidak main-main, karena divalidasi oleh institusi kredibel seperti BPS hingga organisasi pangan dunia, FAO. Bahkan, pemerintah optimis angka ini akan segera menyentuh 5 juta ton dalam waktu dekat.
Strategi Melawan El Nino dan Dukungan Petani
Pemerintah menyadari ancaman El Nino bukanlah hal baru. Berkaca pada pengalaman tahun 2015 serta periode 2023–2024, mitigasi dilakukan lebih dini melalui program pompanisasi dan penguatan irigasi. Tak hanya soal air, sektor input pertanian juga diperkuat.
Atas arahan Presiden, harga pupuk kini resmi turun sebesar 20 persen. Volume distribusi pun ditingkatkan demi memacu produktivitas petani di seluruh penjuru negeri.
Jawa Timur sebagai Benteng Pangan
Fokus perhatian tertuju pada Gudang Banjarkemantren yang berdiri di atas lahan seluas 29,49 hektare. Fasilitas raksasa ini memiliki kapasitas total sebesar 203.500 ton. Berdasarkan data terbaru, realisasi daya serap di Kantor Cabang (Kancab) Surabaya telah menyentuh 26.973 ton setara beras, dengan total stok fisik yang dikuasai saat ini mencapai 135.015 ton.
Guna memperkuat fondasi distribusi, BULOG Jawa Timur tidak berhenti di Surabaya. Ekspansi infrastruktur terus digenjot dengan pembangunan gudang-gudang baru di titik strategis seperti Kabupaten Sampang, Banyuwangi, Bojonegoro, dan Jember.
Langkah masif ini menjadi bukti bahwa menjaga kedaulatan pangan bukan sekadar jargon, melainkan kerja nyata yang terukur hingga ke pelosok daerah.






