Inti Berita:
- PJT I secara resmi menjadwalkan kegiatan flushing (penggelontoran sedimen) di Bendung Karet Gubeng pada Rabu, 22 April 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga Kamis dini hari pukul 01.30 WIB.
- Tujuan Utama: Menjaga keandalan material karet bendung agar tidak getas, memperpanjang usia teknis infrastruktur, serta meningkatkan kapasitas tampung Kali Mas sepanjang kurang lebih 13 KM.
- Larangan Aktivitas: Seluruh masyarakat dilarang beraktivitas di sepanjang alur sungai dari Bendung Gubeng hingga Jembatan Petekan karena adanya potensi arus deras dan kondisi bantaran yang licin.
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya.
Berita Selengkapnya
Merawat Nadi Air Kota Surabaya
Surabaya, Sapapublik – Kali Mas bukan sekadar aliran air biasa bagi warga Surabaya. Sebagai salah satu dari 40 anak sungai di Wilayah Sungai Brantas, sungai yang membentang sepanjang kurang lebih 13 KM dari Pintu Air Wonokromo hingga muara ini adalah jantung bagi drainase kota dan ikon wisata air.
Untuk memastikan fungsi vital tersebut tetap terjaga, Perum Jasa Tirta (PJT) I akan melakukan tindakan pemeliharaan menyeluruh melalui prosedur flushing.
Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Brantas 3 PJT I, Ariet Setiawan, menekankan bahwa penggelontoran ini adalah bagian dari komitmen mendukung Program Kali Bersih Pemkot Surabaya.
Endapan sedimen dan sampah yang menumpuk di hulu bendung harus segera dibersihkan agar tidak membebani material karet secara berlebihan, yang berisiko membuat material tersebut cepat getas dan rusak.
Operasi Terukur Berbasis Data Teknis
Pelaksanaan pemeliharaan ini tidak dilakukan secara mendadak. PJT I telah melakukan koordinasi teknis final pada Selasa, 21 April 2026, bersama jajaran stakeholder seperti BBWS Brantas, DSDABM, DLH, BPBD, TNI/Polri, hingga BMKG Tanjung Perak.
Berdasarkan perhitungan data pasang surut pelabuhan dan prediksi curah hujan, diputuskan bahwa operasi akan dimulai pada Rabu, 22 April 2026 pukul 22.00 WIB dan diharapkan selesai pada Kamis, 23 April 2026 pukul 01.30 WIB.
Prosedur ini mencakup rangkaian teknis yang presisi: mulai dari pengkondisian area, pengambilan sampel kualitas air di hulu dan hilir sebelum serta sesudah kegiatan, hingga pengaturan debit air dari hulu untuk mendorong sedimen keluar. Langkah ini sangat krusial untuk mengantisipasi debit air berlebih saat musim hujan dengan cara memaksimalkan kembali daya tampung sungai.
Keamanan Masyarakat Adalah Prioritas
Mengingat proses pembukaan pintu Bendung Karet Gubeng akan memicu peningkatan debit air yang signifikan di sisi hilir, PJT I mengeluarkan peringatan keras bagi warga. Masyarakat diminta untuk mengosongkan aktivitas di sepanjang alur Kali Mas, mulai dari titik bendung hingga ke arah Jembatan Petekan.
Himbauan ini ditujukan terutama bagi para pencari ikan atau warga yang sering beraktivitas di tepi sungai. Arus deras yang muncul secara tiba-tiba dan kondisi tepian yang licin sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.
Dengan dukungan dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi pengumuman ini, diharapkan proses pemeliharaan infrastruktur pengairan Surabaya ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.






