Tuban, Sapapublik
Kabar gembira bagi warga Tuban yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui keahlian baru. Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi membuka pintu peluang melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I Tahun 2026 di UPT BLK Tuban.
Program ini bukan sekadar kursus biasa, melainkan langkah nyata pemerintah untuk membekali masyarakat agar siap bersaing di dunia industri maupun berwirausaha secara mandiri.
Lihat postingan ini di Instagram
Mengapa Ini Penting bagi Anda?
Di tengah pesatnya industri besar seperti sektor minyak dan semen di Tuban, kebutuhan akan tenaga kerja lokal yang kompeten semakin mendesak. Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menegaskan bahwa menguasai satu keahlian spesifik adalah “tiket emas” untuk menembus pasar kerja saat ini.
“Bekal kompetensi adalah kunci utama bagi saudara untuk melamar pekerjaan atau memulai wirausaha mandiri,” ujar Sigit saat membuka acara di Aula UPT BLK Tuban, Selasa (10/2).
Siapa Saja yang Bisa Merasakan Manfaatnya?
Program ini dirancang sangat inklusif. Mulai dari masyarakat umum, pencari kerja, korban PHK, hingga warga yang sedang berjuang keluar dari garis kemiskinan ekstrem mendapat prioritas untuk bertransformasi menjadi tenaga kerja unggul. Meski persaingan masuk cukup ketat, apalagi dengan 80 peserta terpilih dari 543 pendaftar saja. Untuk itulah antusiasme ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat untuk maju.
Belajar Sambil Praktik Langsung
Lupakan teori yang membosankan. Peserta akan menjalani metode pelatihan yang sangat praktis: 80 persen praktik langsung dan hanya 20 persen teori. Selama 33 hingga 43 hari, peserta akan ditempa di lima bidang yang sangat dibutuhkan pasar saat ini:
* Instalasi Kontrol Industri (PLC)
* Pengelasan (Plate Welder FCAW 3G)
* Pengoperasian Mesin Produksi
* Teknisi AC Residential
* Desain Grafis Muda
Hasil Akhir: Sertifikat Resmi dan Kemandirian
Setelah masa pelatihan berakhir, peserta tidak hanya pulang membawa ilmu, tetapi juga menjalani uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat resmi. Sertifikat ini menjadi bukti valid keahlian mereka di mata perusahaan atau sebagai modal kepercayaan saat membuka jasa layanan sendiri.
Dengan adanya inisiatif dari Disnakertrans Jawa Timur ini, diharapkan angka pengangguran di Tuban terus menurun dan ekonomi keluarga semakin kuat melalui kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.






