Inti Berita:
- Pencapaian Luar Biasa: Siswa SRMP 15 Mojokerto menunjukkan kualitas pendidikan berstandar tinggi dengan menampilkan pidato dalam 4 bahasa yang memukau di hadapan Gubernur Jatim.
- Apresiasi dan Peluang: Gubernur Khofifah secara resmi memberikan undangan kepada para siswa untuk tampil di panggung utama puncak peringatan Hardiknas Jawa Timur pada Senin, 4 Mei 2026.
- Komitmen Inklusivitas: Penegasan peran strategis Sekolah Rakyat dalam menjamin kesetaraan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Jawa Timur agar tetap kompetitif.
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya
Berita Selengkapnya
Membaur Akrab dan Berdialog
Surabaya, Sapapublik – Sabtu sore, 2 Mei 2026, suasana di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto tidak seperti biasanya. Hangatnya semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 begitu terasa ketika Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir di tengah-tengah para siswa. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni protokoler, melainkan sebuah bentuk dukungan nyata terhadap institusi yang menjadi ujung tombak pendidikan inklusif.
Gubernur Khofifah membaur dengan sangat akrab, menyusuri area sekolah dan menyapa para pelajar secara langsung. Dalam momen tersebut, terjadi dialog-dialog hangat; ia menanyakan detail kegiatan belajar, mendengarkan cerita keseharian di SRMP 15 Mojokerto, hingga memberikan motivasi agar para siswa tetap teguh menempuh pendidikan setinggi-tingginya.
Gema Empat Bahasa dari Sekolah Rakyat
Suasana haru dan bangga memuncak ketika para siswa SRMP 15 Mojokerto menunjukkan bakat mereka di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, mereka menampilkan pidato dalam 4 bahasa sekaligus. Aksi ini tidak hanya menunjukkan keberanian tampil di depan publik, tetapi juga menjadi bukti otentik bahwa kualitas pendidikan berbasis karakter dan kompetensi di SRMP 15 Mojokerto telah berjalan secara maksimal.
Gubernur Khofifah pun tak segan memberikan apresiasi besar. Beliau menilai bahwa capaian ini adalah manifestasi dari akses pendidikan yang baik yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing. “Saya sangat bangga melihat anak-anak di sini. Kemampuan mereka berpidato dalam empat bahasa adalah bukti nyata,” tuturnya dengan nada optimis.
Menuju Panggung Puncak Hardiknas Jatim
Kekaguman tersebut berujung pada sebuah undangan prestisius. Gubernur Khofifah secara khusus berencana mengundang para siswa berbakat ini untuk tampil pada puncak peringatan Hardiknas Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada Senin, 4 Mei 2026 mendatang. Bagi SRMP 15 Mojokerto, ini adalah peluang emas untuk membuktikan kualitas mereka di level provinsi.
Sejalan dengan prestasi siswanya, infrastruktur sekolah pun menunjukkan tren positif. Berbagai fasilitas pendukung pembelajaran di SRMP 15 Mojokerto kini terlihat semakin memadai. Peningkatan sarana ini berjalan beriringan dengan meningkatnya kualitas proses pendidikan yang dijalankan oleh para tenaga pendidik di sana.
Menjamin Kesetaraan Melalui Sekolah Rakyat
Lebih jauh, Khofifah menekankan bahwa Sekolah Rakyat memiliki mandat penting dalam membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu. Melalui SRMP 15 Mojokerto, Pemerintah Provinsi ingin memastikan bahwa setiap anak di Jawa Timur memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa terkecuali.
Kunjungan pada Sabtu, 2 Mei 2026 ini akhirnya menjadi saksi bahwa masa depan pendidikan di Jawa Timur sedang bergerak ke arah yang lebih inklusif dan berkualitas, membuktikan bahwa Sekolah Rakyat mampu menjadi jawaban atas tantangan zaman.






