Sapapublik – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tuban, Rabu (29/7/2026). Dalam kunjungan itu, Khofifah memastikan kesiapan fasilitas sekaligus memberi motivasi kepada 196 calon siswa yang akan memulai pembelajaran dan tinggal di asrama.
Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Restu Novi Widiani, Khofifah menyapa dan berdialog dengan para calon siswa. Ia memastikan mereka siap mengikuti proses belajar di lingkungan sekolah berasrama.
Khofifah juga menyerahkan paket alat tulis kepada seluruh calon siswa. Setiap siswa menerima satu paket alat tulis yang dilengkapi sarung untuk siswa laki-laki dan mukena bagi siswa perempuan.
Menurut Khofifah, Sekolah Rakyat merupakan upaya menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“SR adalah ikhtiar menghadirkan pendidikan berkualitas agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam meraih masa depan,” ujarnya.
Selain berdialog dengan siswa, Khofifah juga berbincang dengan para orang tua calon peserta didik. Ia mendengarkan harapan mereka sekaligus memastikan kesiapan anak mengikuti pendidikan berasrama di SRT Tuban.
Usai bertemu siswa dan wali murid, Khofifah meninjau berbagai fasilitas sekolah. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap menjelang peresmian SRT Tuban pada 31 Juli 2026.
Ia menilai fasilitas sekolah tersebut sudah sangat lengkap, mulai dari gedung SD, SMP, dan SMA, rumah susun guru, dapur, kantin, asrama putra dan putri di setiap jenjang, guest house bagi wali murid, hingga fasilitas olahraga dan aula berkapasitas besar.
“Kami ingin anak-anak belajar, tinggal, beribadah, berolahraga, hingga mengembangkan potensi dirinya dalam satu ekosistem pendidikan yang terpadu,” kata Khofifah.
Berdasarkan data per 28 Juli 2026, progres pembangunan SRT Tuban telah mencapai 96 persen dan menyisakan sekitar 4 persen pekerjaan akhir. Sekolah ini memiliki 19 ruang kelas yang siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Khofifah menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Menurutnya, penyiapan SRT Tuban merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tuban, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Semangat SR adalah menjalankan prinsip SDGs, yakni no one left behind, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik,” tegasnya.*






