Surabaya, Sapapublik
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan sukacita dan hati yang bersih.
Melalui tradisi Megengan bertajuk “Healing Ramadhan: Tenang Jiwa, Kuat Raga” di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Minggu (15/2), Khofifah menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan mental (spiritual) dan kepedulian sosial.
Acara yang berlangsung khidmat ini melibatkan ribuan jemaah, mulai dari jemaah shalawat Al Yasmin, ratusan santri cilik (TK/RA/TPQ), hingga generasi muda (Gen-Z). Kehadiran lintas generasi ini sengaja dikonsep untuk menumbuhkan kegembiraan spiritual sejak dini.
Megengan: Lebih dari Sekadar Tradisi
Bagi Khofifah, Megengan bukan hanya ritual tahunan memakan kue apem. Ia menegaskan bahwa tradisi ini adalah warisan budaya religius Jawa Timur yang sarat makna filosofis untuk membersihkan diri.
“Ramadhan adalah bulan penyucian jiwa. Untuk menyambutnya, hati harus gembira, bahagia, dan bersih. Lewat Megengan, kita diingatkan untuk saling memaafkan dan membuang prasangka buruk,” ujar Khofifah.
Ia juga menggarisbawahi bahwa kesiapan batin sama pentingnya dengan kesiapan lahir. Dengan hati yang tenang, masyarakat diharapkan mampu membangun harmoni sosial yang lebih kokoh di tengah dinamika zaman.
Mendorong Kesalehan Sosial di Bulan Suci
Tidak hanya fokus pada ibadah individu, Gubernur Khofifah mendorong gerakan Kesalehan Sosial. Ia meminta seluruh elemen masyarakat memastikan tidak ada tetangga atau warga sekitar yang kesulitan menyambut Ramadhan karena keterbatasan ekonomi.
Beberapa poin penting yang ditekankan Khofifah antara lain:
- Semangat Berbagi: Menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperluas sedekah dan bantuan sosial.
- Pembangunan Karakter: Memperkuat disiplin, kejujuran, dan kerja keras sebagai wujud nyata pembangunan peradaban, bukan sekadar infrastruktur fisik.
- Harmoni Jawa Timur: Menjaga semangat gotong royong agar Jatim tetap dikenal sebagai provinsi yang religius, guyub, dan rukun.
Fasilitas Inklusif: Resmikan Green Toilet VIP Difabel
Sebagai wujud nyata pelayanan publik yang inklusif, dalam kesempatan yang sama Khofifah meresmikan fasilitas baru di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Gubernur menandatangani prasasti untuk:
- Green Toilet VIP Difabel: Fasilitas sanitasi ramah lingkungan yang dirancang khusus agar penyandang disabilitas dapat beribadah dengan aman dan bermartabat.
- Revitalisasi Akses Jalan: Perbaikan jalan sisi timur dan utara masjid untuk memperlancar mobilitas ribuan jemaah yang diprediksi akan memadati masjid selama bulan puasa.
“Penyediaan ruang ibadah yang inklusif, bersih, dan nyaman adalah prioritas kita, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ibadah di Bulan Ramadhan,” pungkasnya






