Surabaya, Sapapublik
Program pemagangan ke Jepang dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus membantu mengurangi pengangguran.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disnakertrans Jawa Timur Sigit Priyanto saat membuka rekrutmen dan seleksi peserta pemagangan Jepang di Surabaya, di Transito Disnakertrans Jatim, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya terkait jumlah lapangan kerja, tetapi juga ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.
“Pemagangan Jepang hadir sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda,” katanya.
Ia menjelaskan Disnakertrans Jatim terus memperkuat sinergi dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui skilling, upskilling dan reskilling.
Melalui program tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar kerja global maupun nasional. Dalam kesempatan itu Sigit juga menyerahkan penghargaan pada LPK seperti LPK Nusantara Gakkou, LPK Bina Nusantara Sejahtera, LPK Kazoku, Indonesia, LPK Yagai Gakkou LPK Oosaka Gakkou, LPK Taruna Nusantara Gakkou, LPK Duta Sejahtera, LPK Asahira, LPK Kabhara, LPK Akashiro Nusantara Gakkou, dan LPK Nagasaki. *






