Inti Berita
- Sinergi Strategis Baru: Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Periode 2026–2029 demi memodernisasi infrastruktur di tengah tantangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan era konstruksi hijau.
- Penyokong Utama Nasional: Dengan kontribusi sebesar 14,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, Jawa Timur memosisikan diri sebagai Gerbang Baru Nusantara yang membutuhkan fondasi fisik yang kuat dan aman.
- Apresiasi Sosial Pembangunan: Melalui kepemimpinan daerah, Pemprov Jatim memberikan penghargaan konkret kepada kabupaten/kota dan pengembang swasta yang berhasil menuntaskan program kawasan kumuh, renovasi rutilahu, hingga penyediaan rumah subsidi MBR terbanyak
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya.
Berita Selengkapnya
Sektor Jasa Konstruksi Bukan Sekadar Urusan Proyek Fisik
Sapapublik – Sebuah kota tidak hanya dibangun dari semen dan baja, melainkan dari visi besar orang-orang di dalamnya. Di tengah riuh rendah kemajuan ekonomi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya bahwa setiap jengkal infrastruktur yang berdiri hari ini merupakan penentu kualitas hidup masyarakat di masa depan.
Langkah konkret ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Baginya, sektor jasa konstruksi bukan sekadar urusan proyek fisik. Sektor ini adalah motor penggerak roda ekonomi, pencipta lapangan kerja yang luas, sekaligus fondasi utama bagi pembangunan yang berkelanjutan. Ketika infrastruktur digarap dengan matang, pelayanan publik otomatis akan ikut terangkat.
Komitmen Pemprov Jatim di Panggung Expo Konstruksi 2026
Suasana di Grand City Exhibition Hall Surabaya, menjadi saksi bisu bersatunya para pemangku kepentingan. Saat menghadiri Expo Konstruksi Jawa Timur 2026, Gubernur Khofifah tidak datang hanya untuk seremonial. Beliau secara resmi mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029.
Pengukuhan ini bergerak di atas landasan hukum yang kokoh, yakni Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1 / 331 / 013 / 2026 Tentang Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 – 2029. Lewat forum baru ini, pemerintah ingin menciptakan ruang komunikasi yang cair antara dunia usaha, asosiasi profesi, akademisi, hingga produsen bahan bangunan agar mampu melahirkan sektor konstruksi yang berintegritas dan adaptif.
Menopang Belasan Persen PDB Nasional
Angka sering kali berbicara lebih jujur daripada kata-kata. Gubernur Khofifah memaparkan fakta krusial bahwa Jawa Timur menyumbang kontribusi sekitar 14,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sebagai wilayah yang menyandang predikat Gerbang Baru Nusantara, provinsi ini memikul tanggung jawab besar sebagai pusat industri, perdagangan, logistik, dan investasi nasional.
Untuk menjaga angka 14,40 persen tersebut tetap tumbuh inklusif, konektivitas antarwilayah terus digenjot. Mulai dari manajemen sumber daya air, fasilitas publik, hingga sistem transportasi yang terintegrasi. Namun, Khofifah mengingatkan bahwa zaman telah berubah. Pelaku konstruksi hari ini wajib berhadapan dengan era digitalisasi, Building Information Modeling (BIM), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), efisiensi energi, hingga standar keselamatan kerja yang tidak bisa ditawar. Penguatan kapasitas SDM menjadi harga mati agar pekerja lokal tidak tergilas zaman.
Gotong Royong Menghapus Wilayah Kumuh
Puncak dari sebuah pembangunan yang humanis adalah ketika dampaknya menyentuh masyarakat lapisan terbawah. Didampingi oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Gubernur Khofifah menyerahkan penghargaan kepada daerah dan pelaku usaha yang sukses membenahi kawasan permukiman warga.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada wilayah yang berhasil mengeksekusi Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi Terbaik, yang diraih oleh:
- Kabupaten Pacitan
- Kabupaten Tuban
- Kabupaten Nganjuk
Suntikan semangat juga diberikan kepada daerah yang sukses menjalankan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menggunakan dana APBD, yakni:
- Kota Surabaya
- Kabupaten Bojonegoro
- Kabupaten Mojokerto
Tak lupa, sektor swasta yang peduli pada hunian wong cilik ikut mendapat panggung. Penghargaan Pengembang Rumah Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Terbanyak diserahkan kepada tiga korporasi yang konsisten membangun, yaitu PT Irfai Berkah Sejahtera, PT Kinansyah Adi Jayaland, dan PT Kokoh Exa Nusantara.
Di akhir arahannya, melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pulung Chausar, Pemprov Jatim menutup agenda dengan optimisme tinggi. Kolaborasi multi-pihak ini diharapkan menjadi pemantik utama bagi Jawa Timur untuk terus kokoh berdiri sebagai pilar utama ekonomi nasional yang tidak meninggalkan nilai kemanusiaan di setiap fondasi bangunannya.






