Inti Berita:
- Jaminan Penempatan Kerja: Pelatihan tahap 2 ini menggandeng mitra strategis seperti PT Amanah Migran Indonesia (skema zero cost ke Singapura) dan PT MAO Sukses Berkarya untuk penyaluran tenaga kerja langsung.
- Kurikulum Siap Pakai: Peserta digembleng dengan porsi 80% praktik lapangan di bidang yang sangat dibutuhkan pasar, mulai dari pengolahan roti, peracikan kopi (barista), hingga manajemen rumah tangga (housekeeping).
- Standar Kompetensi Ketat: Sebanyak 80 peserta terpilih tahun 2026 telah melalui seleksi online dan wawancara bersama mitra kerja untuk memastikan kesiapan mereka diterjunkan ke industri.
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya.
Berita Selengkapnya
Menghapus Keraguan Lulusan Pelatihan dengan Jalur Penempatan Nyata
Malang, Sapapublik – Seringkali, kekhawatiran terbesar peserta pelatihan adalah pertanyaan klasik: “Setelah lulus, mau kerja di mana?” Menjawab tantangan tersebut, Disnakertrans Jawa Timur melalui UPT BLK Wonojati Malang membawa terobosan baru pada pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD Tahap 2, Selasa (7/4/2026).
Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menegaskan bahwa di tahun 2026 ini, fokus utama pemerintah bukan lagi sekadar memberikan ijazah atau sertifikat formal. Targetnya adalah memastikan setiap peserta memiliki “tiket masuk” yang nyata ke dunia industri.
“Kita ingin menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, kompetitif, dan berintegritas. Peserta di sini adalah orang-orang terpilih yang kita siapkan untuk mengisi lowongan kerja formal maupun membuka lapangan usaha mandiri,” ujar Sigit saat membuka acara di Aula Cemara, Malang.
Sinergi Industri: Dari Malang hingga Singapura
Yang membuat pelatihan kali ini berbeda adalah keterlibatan aktif mitra kerja sejak proses seleksi. Kepala UPT BLK Wonojati, Erna Wurjanti, mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan sektor swasta untuk menjamin penyaluran lulusan.
Bagi mereka yang berminat berkarier di luar negeri, tersedia skema zero cost (tanpa biaya) menuju Singapura melalui PT Amanah Migran Indonesia. Sementara untuk kebutuhan domestik, PT MAO Sukses Berkarya telah bersiap melakukan rekrutmen langsung bagi peserta yang memenuhi kriteria kompetensi selama pelatihan berlangsung.
Kurikulum 80% Praktik: Mencetak Barista dan Baker Profesional
Untuk mencapai standar industri tersebut, BLK Wonojati menerapkan kurikulum yang sangat teknis. Dari total durasi pelatihan, sebanyak 80% waktu dialokasikan untuk praktik langsung di lab-lab kejuruan.
Sebanyak 5 paket pelatihan dibuka, mencakup bidang yang sedang naik daun seperti Pembuatan Roti dan Kue (2 paket), Peracikan Minuman Kopi atau Barista (1 paket), hingga manajemen perhotelan atau Housekeeping (2 paket).
Dengan bimbingan instruktur ahli, peserta tidak hanya diajarkan cara bekerja, tetapi juga dibekali softskill dan kedisiplinan mental agar mampu beradaptasi cepat di lingkungan kerja profesional yang dinamis.
Langkah konkret ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk menekan angka pengangguran di Malang Raya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui ketersediaan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai.






