Surabaya, Sapapublik
Di balik deru mesin dan kesibukan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak, sebuah ruangan di Lantai 2 Gedung Customer Service Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menjadi saksi bisu penguatan fondasi bisnis logistik nasional.
Rabu (25/2), di tengah suasana khidmat Ramadhan 2026, TPS mengundang para mitra pelayaran untuk duduk bersama, melampaui sekadar koordinasi rutin bulanan.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni.
TPS memanfaatkan momentum tersebut untuk membedah peta jalan transformasi perusahaan. Fokus utamanya jelas: peremajaan alat besar-besaran untuk memacu produktivitas.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa transparansi menjadi napas utama dalam hubungan dengan pelanggan.
“Kami memastikan setiap pembaruan, mulai dari progres elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG) hingga rencana kedatangan empat unit Container Crane (CC) baru, tersampaikan secara detail. Pelanggan perlu tahu agar mereka bisa menyesuaikan perencanaan operasional dengan presisi,” ujar Erika.
Langkah TPS mengadopsi teknologi ramah lingkungan melalui elektrifikasi RTG menunjukkan komitmen nyata pada operasional hijau yang berkelanjutan. Transformasi ini berjalan beriringan dengan penataan ulang area operasional demi memastikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap terjaga di level tertinggi.
Namun, teknologi tinggi tak akan berarti tanpa integritas. Di hadapan para pelaku industri pelayaran, TPS kembali meneguhkan prinsip “Pelindo Bersih”.
Perusahaan secara aktif meminimalkan interaksi tatap muka melalui inovasi layanan digital. Langkah ini terbukti ampuh menutup celah pungutan liar dan gratifikasi, sekaligus mempercepat alur dokumen secara transparan.
TPS juga mengingatkan kembali mekanisme penanganan klaim yang terukur. Tujuannya satu yaitu memastikan setiap petikemas yang masuk, diproses, hingga naik ke atas kapal, mendapatkan perlakuan standar dunia tanpa hambatan birokrasi yang abu-abu.
“Dukungan pelanggan adalah energi bagi kami untuk terus bersalin rupa. Kami percaya kolaborasi yang jujur akan melahirkan layanan yang tidak hanya efisien, tapi juga memiliki daya saing global,” tambah Erika.
Melalui pertemuan ini, TPS mengirimkan pesan kuat ke pasar logistik global bahwa di tengah tantangan zaman, sinergi yang kokoh dan komitmen pada integritas adalah kunci untuk menjaga nadi logistik Indonesia tetap berdenyut kencang






