Bogor, Sapapublik
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 bertema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Khofifah hadir bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak serta jajaran Forkopimda Jatim lengkap, mulai dari Ketua DPRD Jatim, Pangdam V/Brawijaya, hingga Kapolda Jatim.
“Jawa Timur siap bersinergi mewujudkan program prioritas nasional. Kami percaya pembangunan harus menyentuh aspek mendasar, mulai dari penguatan ekonomi lokal hingga kualitas SDM,” ujar Khofifah di sela acara.
Jatim Unggul di Sektor Pangan dan Desa Mandiri
Dalam laporannya, Khofifah memaparkan bahwa Jawa Timur telah berada pada jalur kedaulatan pangan. Saat ini, Jatim mencatatkan diri sebagai provinsi dengan jumlah Desa Mandiri terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 4.716 desa. Angka ini setara dengan 23 persen dari total Desa Mandiri secara nasional.
Tak hanya itu, Jatim menjadi yang tercepat dalam menuntaskan 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 8.494 unit KDKMP telah resmi berbadan hukum di wilayah Jawa Timur sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Pilar Pendidikan: Sekolah Rakyat dan SMA Taruna
Di sektor sumber daya manusia (SDM), Jawa Timur berkontribusi besar melalui pengoperasian 26 Sekolah Rakyat (SR), jumlah terbanyak di Indonesia. Program ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.
Guna mencetak generasi unggul, Khofifah juga telah memperkuat enam SMA Taruna berbasis kedisplinan yang tersebar di Madiun, Banyuwangi, Kediri, Malang, Pasuruan, dan Bojonegoro.
Arahan Presiden Prabowo: Selamatkan Kekayaan Alam
Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya mengajak seluruh pimpinan daerah untuk bersatu mengelola kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat.
“Saya berharap menjadikan Indonesia sebagai negara maju modern. Makan sehat, kesehatan dijamin, sekolah dengan baik, dan masyarakat berpenghasilan cukup,” tegas Presiden Prabowo.
Pemerintah pusat mencatat sejumlah capaian positif di tahun 2025, termasuk pertumbuhan ekonomi 5,04 persen dan produksi beras nasional yang mencapai 34,7 juta ton. Program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis kini telah menjangkau 60 juta penerima di 38 provinsi.
Mendagri Tito Karnavian menambahkan bahwa Rakornas ini merupakan langkah krusial untuk menyamakan persepsi antara pusat dan daerah. Tahun 2026 menjadi momentum penting sebagai tahun kedua implementasi RPJMN 2025–2029, di mana peran kepala daerah dan Forkopimda sangat menentukan keberhasilan target nasional.






