Pelatihan Kerja Gratis BLK Wonojati Malang Dibuka Kadisnakertrans, Ini Syarat & Programnya!

Kadisnakertrans Jatim Sigit Priyanto didampngi Kepala UPT BLK Wonojati Erna Wurjanti berfoto bersama dengan seluruh peserta pelatihan berbasis kompetensi.

Inti Berita

  • Disnakertrans Jatim membuka pelatihan kerja gratis untuk 128 peserta.
  • Kegiatan digelar di BLK Wonojati Malang dengan delapan program keahlian.
  • Program ini mencetak tenaga kerja terampil serta siap menembus pasar global.

 

Bacaan Lainnya

Sapapublik – Peluang emas bagi warga Malang Raya dan sekitarnya yang ingin memperdalam keahlian atau bersiap menembus pasar kerja internasional. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur resmi membuka Pelatihan Kerja Gratis BLK Wonojati Malang Tahap V PAPBD 2026 pada Senin (19/10/2026).

Sebanyak 128 peserta terpilih mulai menempuh berbagai program pelatihan berbasis kompetensi guna menjawab tantangan kerja global.

Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menegaskan bahwa persaingan dunia industri saat ini sangat dinamis akibat pesatnya arus digitalisasi. Menurutnya, ijazah formal saja tidak lagi cukup jika tidak diimbangi dengan keterampilan teknis yang terukur dan bersertifikasi.

“Pemprov Jatim berkomitmen menjembatani kebutuhan industri lewat pendekatan link and match berbasis competency-based training. Di sini peserta tak hanya belajar teori, tapi langsung praktik (hands-on experience) hingga siap kerja,” ujar Sigit saat membuka pelatihan.

Kadisnakertrans Jatim Sigit Priyanto didampingi Kepala UPT BLK Wonojati Erna Wurjanti berfoto bersama sesuai memberikan tanda peserta dan tas secara simbolis pada peserta pelatihan

Daftar Program Pelatihan di BLK Wonojati Malang 2026

Kepala UPT BLK Wonojati Malang, Erna Wurjanti, menjelaskan bahwa 128 peserta yang lolos seleksi ketat ini terbagi ke dalam 8 paket keahlian. Program ini didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Jatim.

Berikut adalah pilihan program pelatihan yang dibuka:

Program DBHCHT:

  •    Pembudidayaan Jamur
  •    Operator Pembesaran Ikan Catfish (Lele)
  •    Pembudidayaan Ayam Pedaging
  •    Pembuatan Roti dan Kue (Bakery)
  •    Housekeeping (Perhotelan)

Program PAD:

  •  Peracikan Minuman Kopi / Barista (2 paket)
  •  Pelatihan Bahasa Jepang (1 paket)

Khusus untuk pelatihan Bahasa Jepang, BLK Wonojati berkolaborasi langsung dengan PT Hendrarta Argaraya sebagai agensi resmi penempatan tenaga kerja profesional ke luar negeri. Selain itu, pihak UPT juga memfasilitasi pelatihan swadana bekerja sama dengan BKPSDM Kabupaten Blitar.

Kadisnakertrans Jatim Sigit Priyanto melangsungkan penandatanganan bersama PT Hendrarta Argaraya dan BKPSDM Kabupaten Blitar.

Fasilitas Lengkap Peserta: Sertifikat BNSP hingga Uang Saku

Menariknya, seluruh peserta yang lolos seleksi pelatihan di BLK Wonojati Malang tidak dipungut biaya dan justru mendapatkan berbagai fasilitas penunjang yang sangat lengkap.

Berikut daftar fasilitas yang diperoleh peserta selama masa pelatihan:

  •  Modul pembelajaran & Alat Tulis Kantor (ATK)
  •  Seragam kerja dan pakaian olahraga
  •  Konsumsi harian selama pelatihan
  • Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS Ketenagakerjaan: JKM & JKK)
  •  Sertifikat Pelatihan resmi
  •  Sertifikat Kompetensi BNSP (Bagi peserta yang lulus uji kompetensi)
  •  Uang saku harian yang ditransfer langsung ke rekening Bank Jatim

Dorong Pertumbuhan Ekonomi & Usulan Modernisasi Alat

Erna Wurjanti berharap program ini mampu menekan angka pengangguran di kawasan Malang Raya sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri.

Di sisi lain, Erna juga menyampaikan aspirasi kepada Pemprov Jatim terkait pembaruan sarana dan prasarana penunjang di BLK Wonojati.

Salah satunya adalah peremajaan mesin traktor pertanian keluaran tahun 1984 yang dinilai sudah usang, agar dapat diganti dengan unit baru yang sesuai dengan perkembangan teknologi modern.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *