Inti Berita:
- Aksi Cepat Evakuasi: Tim Jatim Social Care (JSC) Dinsos Jatim mengevakuasi lansia berinisial JY yang terpasung dalam kondisi memprihatinkan di hunian tidak layak di Mojokerto.
- Latar Belakang Trauma: Kondisi kejiwaan JY memburuk hingga mengurung diri dan tidak mandi bertahun-tahun setelah ditinggalkan oleh suami dan anak-anaknya.
- Pemulihan Terpadu: Pasca-evakuasi, JY langsung dirujuk ke RS Menur Surabaya untuk penanganan medis sebelum menjalani rehabilitasi sosial di Balai PRS PMKS Sidoarjo.
Bagaimana menurutmu? Tulis kolom komentar baru di bawahnya.
Berita Selengkapnya
Langkah Kemanusiaan di Sudut Mojokerto
Surabaya, Sapapublik – Senin (30/3/2026) menjadi titik balik bagi JY, seorang lansia di Mojokerto yang selama bertahun-tahun hidup dalam kesunyian yang menyakitkan.
Tanpa sentuhan air mandi selama bertahun-tahun dan dikelilingi tumpukan sampah di kamar yang tak layak huni, JY ditemukan dalam kondisi kesehatan yang kian merosot.
Tim Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, melalui unit Jatim Social Care (JSC), bergerak cepat melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari warga yang prihatin akan nasibnya tersebut.
Luka yang Tak Tampak
Berdasarkan penelusuran Dinsos Mojokerto, kondisi memprihatinkan yang dialami JY bukan tanpa sebab. Gangguan jiwa yang dideritanya bermula dari luka batin yang mendalam sejak ia ditinggalkan oleh suami dan anak-anaknya.
Rasa kehilangan tersebut membuatnya menarik diri sepenuhnya dari dunia luar, hingga terjebak dalam perilaku mengurung diri yang menyerupai pasung mandiri di dalam rumahnya sendiri.
Komitmen Pemprov Jatim dalam Rehabilitasi
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim, Muchamad Arif Ardiansyah, menegaskan bahwa fokus utama lembaga bukan sekadar memindahkan JY dari rumahnya.
“Kami tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga memastikan yang bersangkutan mendapatkan layanan rehabilitasi sosial dan medis yang tepat,” tegas Arif.
Baginya, martabat kemanusiaan JY harus dipulihkan melalui penanganan yang sistematis.
Menuju Kehidupan yang Lebih Layak
Perjalanan pemulihan JY kini dimulai. Setelah berhasil dievakuasi, ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Menur Surabaya untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.
Tak berhenti di sana, Dinsos Jatim telah menyiapkan tempat di Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial (PRS) PMKS Sidoarjo untuk proses rehabilitasi jangka panjang.
Pendampingan berkelanjutan akan terus dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan dasar dan dukungan psikososial JY terpenuhi, agar ia bisa kembali menatap masa depan dengan lebih layak.






